Mengirim pesan instan sudah menjadi kebutuhan sehari-hari. Jutaan orang di seluruh dunia mengirim pesan instan setiap detik. Dapatkah Anda bayangkan betapa pentingnya pesan instan dalam kehidupan orang-orang saat ini?

Kepopuleran aplikasi instant messaging membuat mereka rawan disusupi virus/malware, digunakan orang untuk kejahatan/penipuan, atau pesan rawan bocor karena orang lain menguping. Oleh karena itu, keamanan merupakan kebutuhan mendesak untuk aplikasi pesan instan.

Aplikasi instant messaging yang ada saat ini setidaknya harus memenuhi persyaratan keamanan

yang tinggi agar penggunanya merasa aman dan nyaman. Lalu, dari sekian banyak aplikasi chat yang tersedia, mana yang paling aman?

Untuk menjawabnya, kami telah mengumpulkan sejumlah aplikasi obrolan yang dianggap paling aman di dunia dalam hal keamanan. Mari kita lihat daftarnya di bawah ini.

(1) sinyal

Sebelum dikenal sebagai Signal, itu disebut TextSecure Private Messenger

. Signal Mobile App tersedia gratis untuk Android, iOS dan desktop.

Fitur keselamatan yang ditawarkan Signal antara lain:

Enkripsi end-to-end, yaitu pesan terkirim hanya dapat dibaca oleh pengirim dan penerima. Signal sebagai pengembang dan sistem Open Whisper yang mengembangkan enkripsi tidak dapat membacanya. Menariknya, enkripsi end-to-end ini tidak hanya diterapkan pada pesan teks, tetapi juga pada panggilan telepon, pesan grup, dan panggilan video.
Open source, pengkodean di Signal adalah open source, yaitu dapat dilihat oleh siapa saja. Transparansi ini membantu memastikan bahwa keamanan aplikasi selalu mutakhir.
Pesan akan hilang dengan sendirinya, dan Anda dapat menetapkan tenggat waktu agar pesan menghilang.
Penyimpanan data minimal, yaitu hanya nomor telepon, kunci acak, dan informasi profil.
Kata sandi untuk mengunci aplikasi untuk meningkatkan keamanan.

(2) WhatsApp

Meskipun WhatsApp sering tersandung skandal privasi

, ini adalah salah satu aplikasi obrolan paling aman di dunia ketika Anda melihatnya dari fitur keamanan teknisnya. Apa saja fungsi-fungsi tersebut?

Enkripsi ujung ke ujung. Sejak 2016 whatsapp telah bekerja dengan Open Whisper System untuk menerapkan protokol enkripsi yang super aman. Peserta lain tidak dapat mengakses pesan teks, panggilan telepon, dan panggilan video terkirim.
Periksa enkripsi. Whatsapp juga diketahui menerapkan fitur untuk memverifikasi kode keamanan di layar info kontak sehingga Anda dapat mengonfirmasi apakah panggilan telepon dan video call dienkripsi end-to-end. Kode ini dapat berupa kode QR atau nomor 60 digit.
Konfirmasi dua langkah. Verifikasi dua langkah adalah metode keamanan tambahan yang opsional dan tidak diperlukan. Verifikasi dua langkah adalah PIN numerik yang dapat Anda gunakan untuk memverifikasi nomor telepon Anda di perangkat apa pun.
Pesan tidak disimpan. Pesan Anda hanya akan disimpan di server WhatsApp untuk jangka waktu setelah dikirim dan sebelum dikirim ke penerima. Jika karena alasan apa pun tidak dapat dikirim, pesan akan dihapus dari server setelah 30 hari.

Meskipun keamanan WhatsApp secara teknis memenuhi syarat, itu tidak luput dari celah. Misalnya skandal perlindungan data yang terus dihantui oleh perusahaan induknya Facebook. Facebook selalu berusaha mendapatkan data pengguna WhatsApp untuk dibagikan kepada pengiklan.

(3) telegram

Debut pertama Telegram adalah pada tahun 2013 dan terus berkembang hingga hari ini. Telegram mengklaim bahwa penggunanya mencapai 200 juta orang di seluruh dunia, baik dari pengguna Android maupun iPhone.

Telegram berkembang pesat di seluruh dunia, tetapi dilarang di negara asalnya, Rusia. Ternyata, pendiri Pavel Durov menolak memberikan kunci enkripsi kepada pemerintah. Hal kontroversial lainnya tentang Telegram adalah disukai oleh ISIS karena enkripsinya.

Lihat Juga :

https://mozillalinks.org/
https://jurubicara.id/
https://memphisthemusical.com/
https://minglebox.com/
https://dolanyok.com/
https://4winmobile.com/

Fungsi keamanan Telegram meliputi:

Enkripsi ujung ke ujung melalui fungsi obrolan rahasia.
Kunci kode sandi mengunci aplikasi dengan nomor PIN 4 digit.
Konfirmasi dalam dua langkah, yaitu keamanan tambahan berupa kode SMS dan kata sandi agar Anda dapat masuk ke aplikasi.
Sumber terbuka, terbuka untuk siapa saja yang ingin menjelajahi kode sumber, protokol, dan API.
Telegram Cracking Contest, kontes bagi para hacker yang ingin “mencoba” keamanan Telegram. Harganya $300.000 untuk yang bisa membobol keamanan Telegram.
Penghancuran diri